A review by heavenlyrealms
Dimsum Terakhir by Clara Ng

5.0

⚠️ Trigger warning ⚠️ tw // suicide , abortion , racism

Saya nggak tau harus deskripsiin mulai dari mana gimana karena buku ini luar biasa bagusnya.

Penokohannya sangat adil, masing-masing tokoh memiliki kisah, sifat, watak, karakteristik yang berbeda-beda.

Meskipun mereka kembar empat, tetapi semuanya memiliki kepribadian yang menarik serta masing-masing orang punya ceritanya sendiri. Tidak ada yang lebih banyak atau lebih sedikit, semuanya cukup adil pembagiannya di dalam buku ini.

Alurnya maju dan pelan, lambat. Tapi ini yang menguatkan kesan dari setiap momen yang ada. Pembaca dibuat mendalami semua kisah yang ada disana.

Penulis berhasil membawakan topik berat menurut saya. Mulai dari seksualitas (dan menjadi diri sendiri atau come out), pandangan dan hal rasis yang masih sering terjadi, bahkan untuk soal aborsi. Pengemasan yang sangat luar biasa bagus!

Banyak bagian yang membuat saya menangis. Terlebih ketika Siska menceritakan apa yang terjadi pada ketiga kembarannya, ketika ayahnya menerima semua kondisi yang ada.

Saya juga dibuat stress dan frustasi oleh hal-hal yang justru terjadi tidak terduga di tengah keadaan genting. Tapi meskipun hal tersebut berat, semuanya pasti dapat teratasi. Buku ini sangat… hangat. Meskipun di beberapa part cukup mengguncang mental.

Banyak pelajaran yang bisa dipetik, untuk tidak takut dengan omongan orang, untuk menjadi diri sendiri, untuk yakin bisa menghadapi segala masalah yang terjadi. Semua akan baik pada waktunya.

Dimsum terakhir, tetapi kehadiran Nung tidak akan pernah berakhir.

Sekian.